Untuk berbagi/share kisah Anda,Cerpen Puisi dan karya tulis lainya,silahkan kunjungi halaman Contact Us.

Sabtu

Diary untuk Chaca


Anton terus saja menulis buku diary nya, meskipun sudah 1 minggu dia berpisah dengan kekasihnya. Seakan merasa belum sempurna sebuah kisah yang dia tulis selama hampir 2 tahun bersama kekasihnya,memang terlihat sisa beberapa halaman belakang yang masih kosong,dan dia bermaksud menyelesaikanya meskipun dia tak tahu apa yang harus dia tulis,apa yang hendak dia curahkan didalam buku diary tersebut. Kalut,resah,sedih,sakit itulah yang dia rasakan saat itu,saat kekasihnya tiba-tiba saja memutuskan untuk memilih jalan sendiri.

Kemanapun Anton pergi,tak luput pula diary dan bolpoin yang menemani kemanapun dia pergi,bahkan disaat dia masih bersama kekasihnya. Chaca,Kata itulah yang sering terisi dalam lembaran demi lembaran di diary,Chaca juga yang telah menjadi pemilik hati Anton hampir 2 tahun lamanya,suka dan duka selalu dia curahkan mengayunkan goresan bolpoin kedalam lembaran-lembaran sang diary. Sudah hampir dua tahun dan diary tersebut masih menyisakan beberapa puluh halaman yang masih terlihat putih dan kosong. Tetapi hari itu seperti menjadi episode terakhir bagi coretan diary nya,hari dimana Chaca mengatakan kalimat perpisahan tanpa alasan dan sebab yang jelas. Baca selengkapnya...

Senin

Terjawab sudah kegundahan ini

Seakan ingin mempercepat hari ini dan segera menyambut hari esok,hari ulang tahunku yang telah kutunggu selama beberapa bulan yang lalu. Memang ulang tahunku kali ini adalah terbilang yang paling kutunggu,karena aku tak terbiasa membuat spesial dihari ulang tahunku sebelum-sebelumnya. Dihari ulang tahunku kali ini Aku merencanakan sesuatu yang mungkin akan Kukenang seumur hidupku, hal tersebut adalah menyatakan cinta kepada seseorang yang sudah lama aku cintai.

Jauh hari sebelumnya aku sudah merencakan ini semua,yah meski dibilang sebuah rencana yang sederhana tetapi aku cukup yakin dengan rencanaku ini. Baca Selengkapnya...

Cinta = Sakit hati???



Ada sebuah pertanyaan, “Kenapa jika kita berani mencintai maka harus bersiap untuk sakit hati juga,apa disetiap percintaan maka akan hadir pula sebuah kesakitan hati yang dalam?”. Dalam hal ini ada sebuah jawaban yang mungkin bisa diterima dan bahkan bisa bertolak belakang dengan pendapat anda masing-masing.

Awal mula kita memutuskan untuk menjalin sebuah hubungan pastinya sangatlah menyenangkan,suka cita dan bahagia karena telah menemukan tambatan hati,saling berbagi dan mengerti,perhatian selalu diungkapkan disaat pertama kali kita baru memulai suatu hubungan. Hm…pernah berfikir itu akan bersifat seterusnya?,apa sebaliknya bahwa sikap dan keadaan tersebut lambat laun akan semakin pudar dan hilang. Baca selengkapnya...