Anton terus saja menulis buku diary nya, meskipun sudah 1 minggu dia berpisah dengan kekasihnya. Seakan merasa belum sempurna sebuah kisah yang dia tulis selama hampir 2 tahun bersama kekasihnya,memang terlihat sisa beberapa halaman belakang yang masih kosong,dan dia bermaksud menyelesaikanya meskipun dia tak tahu apa yang harus dia tulis,apa yang hendak dia curahkan didalam buku diary tersebut. Kalut,resah,sedih,sakit itulah yang dia rasakan saat itu,saat kekasihnya tiba-tiba saja memutuskan untuk memilih jalan sendiri.
Kemanapun Anton pergi,tak luput pula diary dan bolpoin yang menemani kemanapun dia pergi,bahkan disaat dia masih bersama kekasihnya. Chaca,Kata itulah yang sering terisi dalam lembaran demi lembaran di diary,Chaca juga yang telah menjadi pemilik hati Anton hampir 2 tahun lamanya,suka dan duka selalu dia curahkan mengayunkan goresan bolpoin kedalam lembaran-lembaran sang diary. Sudah hampir dua tahun dan diary tersebut masih menyisakan beberapa puluh halaman yang masih terlihat putih dan kosong. Tetapi hari itu seperti menjadi episode terakhir bagi coretan diary nya,hari dimana Chaca mengatakan kalimat perpisahan tanpa alasan dan sebab yang jelas. Baca selengkapnya...


